Medan,www.uisu.ac.id-Civitas Akademika Universitas Islam Sumatera Utara menggelar peringatan Israk Mikraj dan sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H di Masjid kampus Jalan SM Raja Medan, Jumat (3/5). Hadir pada kegiatan Rektor UISU Dr. Yanhar Jamaluddin, MAP, Para Pembantu Rektor, para Dekan, Dosen, pegawai di lingkungan UISU, dan pengurus yayasan UISU.

Ustazd, Dr. Asro, SH, SAg pada ceramahnya mengatakan bahwa kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara telah mengalami perubahan. Sebagian orang tidak lagi menyeru kepada kebaikan, tetapi menyuruh untuk berbuat yang tidak baik. Sesungguhnya Islam adalah agama yang menyerukan kepada kebaikan dan mencegah dari berbuat munkar. “Sebagai seorang muslim harus benarani mempertahankan kebenaran di hadapan banyak orang,”begitu kata Asro.

Diakuinya bahwa menegakakn kebenaran di hadapan banyak orang memiliki resiko, tetapi itu adalah ujian terhadap keimanan. Di sisi lain dikatannya bahwa kebenaran itu pasti akan tegak dan kebatilan itu pasti akan hancur. Ini adalah sikap perjuangan bagi orang-orang beriman.

Pada prinsipnya Israk Mijraj Nabi Muhammad SAW adalah membenarkan yang hak di hadapan orang ramai. Sebagaimana yang terjadi pada diri Nabi ketika selesai Israk Mikraj lalu membicarakan peristiwa yang terjadi itu di hadapan orang ramai. Ketika Nabi Muhammad menceritakan peristiwa Israk Mikraj, maka banyak kaum kafir qurais yang melecehkan, bahkan yang semula sudah Islam melemah keimanan, tetapi ada juga yang semakin kuat keimanannya, kata Asro.

Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin, MAP menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun UISU menjadi universitas yang maju sesuai dengan visi dan misi UISU. “Seharusnya kita saling melengakapi, karena kita tak ada yang sempurna,”begitu kata Yanhar Jamaluddin.

Dr. Yanhar juga berharap pada bulan suci Ramadan, kalangan civitas akademika UISU dapat menghidupkan masjid kampus dengan berbagai kegiatan seperti salat berjamaah setiap waktu, tarawih, dan kataman Alquran. “Setidak selama bulan suci Ramadan civitas akademika UISU dapat menghatamkan sebanyak 100 kali khatam quran,”begitu kaya Yanhar.

konributor ; rasyid

redaktur : zakaria