Medan, www.uisu.ac.id-Tanaman kedelai (Glycine max (L.) merril) merupakan salah satu komoditi pangan utama setelah padi dan jagung. Kedelai juga merupakan bahan pangan sumber protein bagi masyarakat. Ade Nopriyanti salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian program studi Agroteknologi tertarik untuk melakukan penelitian tanaman kedelai. Kampus UISU Johor (27/2/19)
Penelitian ini wajib dilakukan sebagai persyaratan bagi setiap mahasiswa/i semester akhir. Usulan Penelitian ini kemudian akan disusun berdasarkan keadaan yang sebenarnya dan berhubungan langsung dengan objek dalam penelitian ini. Ade Nopriyanti mengatakan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui uji pemberian bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill) pada tanah sub soil inceptisol. “Penelitian ini memakan waktu selama kurang lebih 3 bulan, diawali dengan penanaman benih kedelai, penyiraman, pemberian pupuk serta akan dilakukan pengamatan dan parameter untuk tanaman tersebut”, ujar Ade Nopriyanti
Untuk penelitian ini ia menggunakan bahan berupa 72 sampel tanaman kedelai varietas Dena 1, Grobongan, Tanggamus, air, Bakteri (EM-4), gula merah dan tanah sub soil Inceptisol, kompos jerami padi dan kompos blotong. sedangkan peralatan yang dipergunakan adalah : cangkul, gunting, ember, polybeg, gelas ukur, meteran, alat ukur, tali plastik, kantongan, timbangan elektrik, kalkulator, kamera digital dan alat tulis yang diperlukan.
Penelitian berjudul Uji pemberian bahan organik terhadap beberapa varietas tanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill) pada tanah sub soil inceptisol Kwala bekala Sumatera Utara telah mendapat persetujuan dari komisi pembimbing dengan ketuanya adalah Ir. Chairani Siregar, MP dan anggota adalah Ir. Mindalisma, MM. keduanya merupakan dosen program studi Agroteknologi (AGT) Fakultas Pertanian UISU.
Kegunaan dari penelitiannya ini adalah sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana S1 di Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Medan dan Sebagai bahan informasi dan pengetahuan bagi pihak atau pengembangan budidaya tanaman kedelai secara organik.
kontributor; Estuadi
redaktur :Rizal Lubis