Kuantitas lulusan janganlah dijadikan satu-satunya  ukuran keberhasilan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah bagaimana kulaitas keilmuwan dan keahlian yang diperoleh para alumni dapat bersaing, menciptakan dan mengisi peluang kerja yang tersedia, serta bermanfaat bagi kehidupan umat manusia dan lingkungannya.

 

Penegasan tersebut disampaikan koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD pada acara wisuda 422 lulusan Magister, Profesi Dokter dan Sarjana Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Kampus Alamanar Jalan Karya Bakti Medan Periode 2012-2013 di Convention Hall Hotel Danau Toba International Medan.

Lebih lanjut disebutkan nya kualitas kelulusan sangat ditentukan oleh proses belajar dan mengajar yang berlangsung di UISU. Proses belajar dan mengajar yang dimaksud antara lain jumlah tatap muka dan interaksi antara mahasiswa dan dosen sesuai dengan ketentuan yang berlaku tidak semata-mata mahasiswa mendaftar, isi absen, buat skripsi dan kemudian diwisuda. Sebab hakekat dari pendidikan itu adalah ilmu bukan ijazah atau gelar kesarjanaan.

Sebelumnya Rektor UISU Dr. Ir Mhd Asaad Msi dalam sambutannya mengatakan wisuda bagi para mahasiswa menandai telah selesainya proses pendidikan formal lengkap dengan segala bentuk evaluasi di dalamnya. Pencapaian akademik yang telah diraih para wisudawan diharapkan dapat dijadikan sebagai bekal guna menjalani kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Selain itu sebutnya, wisudawan diharapkan dapat terus menjaga dan meningkatkan nama baik almamater di mata masyarakat. “Rintis dan Kembangkanlah Karir sesuai dengan bekal ilmu yang telah saudara peroleh di UISU untuk kepentingan saudara dan keluarga, masyrakat, agama dan tanah air”, ujarnya.

Pembina yayasan UISU T. Hamdy Osman Delikhan Al Hajj dalam pidatonya mengatakan setelah meninggalkan dunia akademik para wisudawan akan memasuki kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih luas, sekaligus akan menghadapi tantangan yang semakin berat terutama dalam menghadapi dunia kerja. Untuk itu para wisudawan dituntut untuk berjuang dengan keras dan cerdas agar survive dalam persaingan tersebut.

“Janganlah pernah berhenti untuk terus berjuang menghadapi semua tantangan itu dengan berbekal ilmu pengetahuan, kebiasaan belajar, dan semangat juang yang tinggi. Kami percaya para wisudawan dapat meraih kesuksesan dalam mengejar karir dan cita-cita.  Janganlah cepat berputus asa, harus menjadi kata kunci yang senantiasa melekat di dalam sikap dan perilaku para wisudawan agar terus termotivasi untuk belajar dan belajar, seiiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta tuntutan kerja”, tegasnya.

Berikut lulusan terbaik UISU, Wisuda Periode 2012-2013 : Evita Khairani dari Fakultas Agama Islam (IPK 3.81), Wagimin Sandjaja dari Magister Manajemen (IPK 4.00), Vast Haris Nugroho Sentono dari Fakultas Hukum (IPK 3.70), Diki Afriandi dari Fakultas Pertanian (IPK 3.90), Muhammad Fatih Suhadi dari Fakultas Sastra (IPK 4.00), Yafizham Wahab Nasution dari Fakultas Kedokteran (IPK 4.00), Daniel Simanjuntak dari Fakultas Pendidikan Dokter (IPK 2.83) dan Vera Herawati dari Fakultas KIP (IPK 3.82).