UISU Dorong Dosen Ikut Kompetisi Hibah Kedaireka

28 Jul 2022 Indah 50 Views


Reporter: Indah

Wakil Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr. Liesna Andriany, M.Pd saat menyampaikan opening speech webinar Sukses Kedaireka yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (26/7).

 

UISU-Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) terus berbenah dan memberikan dukungan penuh kepada dosen-dosen dalam rangka memperebutkan hibah Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka atau kedaireka. Salah satunya dengan membuat webinar melalui aplikasi zoom dengan tema Sukses Kedaireka, Selasa (26/7).

Wakil Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr. Liesna Andriany, M.Pd mewakili Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Dr. H. Yanhar Jamaluddin MAP yang menjadi Opening Speech berharap dosen-dosen UISU dapat berkompetisi mendapat hibah Matching Fund tersebut

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom itu diikuti dosen dan seluruh civitas akademika UISU. Turut hadir dua narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Dosen IPB University Dr. Ir . Darda Efendi, M.Si dengan membawa materi Strategi membuat proposal dan mendapatkan hibah Kedaireka atau Matching Fund dan Ketua Lembaga Penelitian UISU Prof. Dr. Ir. Nurhayati, MP dengan materi Pengalaman dalam Pengusulan Hibah Matching Fund serta para peserta dan Civitas Akademik UISU yang menghadiri kegiatan tersebut.

Ketua Lembaga Penelitian UISU Prof.Dr.Ir.Nurhayati,MP dalam paparannya menjelaskan bahwa Lembaga Penelitian akan mengkodinir tim dari masing-masing Fakultas untuk mengajukan hibah MF ini. “Jadi nanti proposal nya akan kita review,”ujarnya. Terpenting, katanya, harus difahami bahwa matching fund adalah hibah inovasi dalam rangka membangun suatu platform kerja sama antar perguruan tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta pihak-pihak terkait. Berbeda dengan hibah penelitian ataupun pengabdian yang ada selama ini.

Sementara itu, Dosen IPB University Dr. Ir. Darda Efendi,M.Si sebagai narasumber menjelaskan bahwa Program pendanaan pada Matching Fund Kedaireka ini berfokus untuk mewujudkan hasil kolaborasi yang inovatif melalui platform Kedaireka. “Ddimana Perguruan Tinggi dengan dunia usaha dunia industri (DUDI) bekerja sama untuk meningkatkan manfaat dan relevansi sekaligus menyesuaikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Perguruan Tinggi dengan kebutuhan DUDI dan masyarakat,”ujarnya.

Selanjutnya, kunci keberhasilan program ini adalah untuk terbangunnya kepercayaan antara dua insan tersebut, yaitu Insan Dikti dan Insan DUDI. Melalui Matching Fund Kedaireka, Perguruan Tinggi diakselerasi sebagai pusat inovasi bangsa dalam menerapkan kebijakan Kampus Merdeka untuk mencapai 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri dan LLDikti.

Dengan demikian diharapkan, melalui program ini, dosen-dosen di Tanah air diberi kesempatan berkolaborasi untuk dapat menghasilkan karya reka cipta yang solutif dan inovatif di tengah kebutuhan dan tantangan masyarakat. Pusat-pusat riset di perguruan tinggi akan didorong oleh kebutuhan-kebutuhan yang ada di hilir, dan sebaliknya teknologi-teknologi yang masih berada di hulu dapat secara luas mengalami hilirisasi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, jelasnya,: pengusul (tidak sedang tugas belajar), mendaftar di flatform Kedaireka, ada inovasi yang akan di scale up, ada rekam jejek peniliti, ada mitra yang mau ikut sharing biaya (in kind;cash), rekam jejak mitra dalam bidang yang dikerjasamakan, rekam jejak kerjasama mitra dengan peniliti, melibatkan mahasiswa, program MBKM, luaran yang terkait 8 IKU.

Pada kesempatan yang sama Dosen IPB University Dr. Ir. Darda Efendi,M.Si juga menjelaskan bahwa Program MF juga memiliki sasaran untuk pengembangan metode pembelajaran mahasiswa. Mahasiswa diajak terlibat langsung dengan DUDI melalui model pembelajaran didalam Teaching Factory/Teaching Industry. Dengan demikian mahasiswa akan mendapatkan pengalaman praktik sekaligus pembelajaran berbasis proyek atau Project-Based Learning. (*)

Tagged: | | | |

Author: