UISU Terima Pendanaan Pengabdian Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025
13 Dec 2025
Indah
175 Views
Tagged: 2025 | ACEH | bantuan bencana | Kemdiktisaintek | sumatera barat | sumatera utara | uisu
Reporter: Indah

Pelepasan Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Prioritas I dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Sabtu (13/12).

Pelepasan Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Prioritas I dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Sabtu (13/12).

Bantuan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Prioritas I dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Sabtu (13/12).
Rektor Lepas Tim ke Langkat dan Tapanuli Tengah
Medan-Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada Tahun Anggaran 2025, UISU resmi menerima pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Prioritas I dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Pendanaan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 1092/C3/DT.05.00/2025 tanggal 1 Desember 2025 tentang penerima pendanaan program pengabdian kepada masyarakat tanggap darurat bencana wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Adapun dosen UISU yang berhasil memperoleh pendanaan dan akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat tersebut antara lain Khairuddin Nasution dengan judul program Rancang Bangun Sistem Penjernihan Air Portable Berbasis Filtrasi Multistage bagi Korban Banjir di Kabupaten Langkat. Selanjutnya, Mayang Sari Ayu mengusung program Tri-Akses Health Rescue: Inovasi Mobile Clinic dan Penguatan Puskesmas dalam Mengatasi Krisis Kesehatan dan Gizi pada Kelompok Masyarakat Terdampak Bencana. Dosen lainnya, Meri Susanti, mengangkat judul Model Pengembangan Community Resilience Enhancement melalui Program Pendampingan Psikososial pada Masyarakat Terdampak Bencana Alam di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Sementara itu, Nanda Novziansyah melaksanakan program Intervensi Tri-Akses: Program Penyelamatan Kesehatan dan Status Gizi Kritis di Desa Terisolasi Tapanuli Tengah melalui Mobile Clinic dan Keberlanjutan Kapasitas Puskesmas.
Sebagai tindak lanjut dari program tersebut, Rektor UISU Prof. Dr. Safrida, SE., M.Si secara resmi melepas Tim Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana UISU di Ruang Serbaguna Yayasan UISU, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sabtu (13/12). Kegiatan pelepasan ini menandai keberangkatan tim untuk melaksanakan pengabdian di wilayah terdampak bencana, khususnya Kabupaten Langkat dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU diwakili oleh Ketua Bidang Akademik dan Dakwah Islamiah Pengurus Yayasan UISU, Bagus Handoko, S.E., M.M., Rektor UISU Prof. Dr. Safrida, SE., M.Si didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiah Prof. Dr. Marzuki, SH., M.Hum, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Andang Suhendi, SS., MS., para dosen penerima hibah, serta mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian.
Dalam sambutannya, Rektor UISU Prof. Dr. Safrida menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan pemerintah kepada UISU untuk terlibat langsung dalam penanganan tanggap darurat bencana. Ia menjelaskan bahwa UISU dipercaya untuk melaksanakan pengabdian di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Langkat dan Tapanuli Tengah. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen penerima pendanaan serta seluruh tenaga medis dan mahasiswa yang akan turun langsung ke lapangan.
“Jagalah nama baik pemerintah Indonesia dan Universitas Islam Sumatera Utara dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dana yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pemerintah, sehingga harus dimanfaatkan secara tepat sasaran, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Rektor UISU.
Rektor UISU juga mengingatkan seluruh tim agar selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas, mengingat kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak bersahabat. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan kepedulian antartim dalam membantu masyarakat terdampak bencana yang sangat membutuhkan bantuan, khususnya di wilayah Langkat dan Tapanuli Tengah.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU yang diwakili oleh Bagus Handoko, S.E., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas kepercayaan yang diberikan kepada UISU. Ia menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan wujud nyata peran UISU sebagai perguruan tinggi dalam membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus implementasi dari kebijakan Kampus Berdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dosen penerima pendanaan dan seluruh tim. Kepercayaan ini harus dijaga dengan pelaksanaan program yang profesional, sesuai aturan, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, UISU juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir. Pelepasan tim pengabdian ini menjadi lanjutan dari komitmen UISU untuk terus hadir dan berkontribusi langsung dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.
Dengan dilepasnya tim pengabdian ini, UISU berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.




